Thursday, July 23, 2009

Perkara Manusia

Banyak perkara yang manusia ketahui tapi tidak tahu rahasianya di sebaliknya. Antara perkara-perkara yang manusia tahu tetapi mereka tidak tahu rahasianya ialah:

1 Di antara cara mendidik manusia menjadi baik ialah dengan usaha menyakitkan nafsunya.

2. Jika seorang muslim mati bersama sakit zahirnya, maka itu adalah penghapusan dosanya atau dia mendapat derajat di dalam Syurga. Sebaliknya kalau dia mati bersama penyakit batinnya, dia akan ke Neraka.

3. Manusia yang berpenyakit lahir (fizikalnya), sakitnya dapat merosakkan anggotanya saja tetapi manusia yang berpenyakit batin dapat merusakkan semua yang ada di dunia. Banyak perkara yang akan dirusakkannya.

4. Sesuatu perkara atau sesuatu yang kita suka, sangat sukar untuk kita tadbir dan mengurusnya. Biasanya selalu saja kita melakukan kesalahan di dalam mengurusnya.

5. Banyak orang dapt memperkatakan penyakit batin tetapi gagal mengesannya. Lantaran itulah ada orang waktu menceritakan penyakit sombong, pada masa yang sama dia sedang memakai sifat itu
.
6. Mendidik manusia secara tidak formal dan dari sikap diri kita lebih berkesan dari sekadar memberi ilmu dan teorinya.

7. Banyak manusia dirusakkan oleh makhluk yang paling bodoh, yang tiada akal dan tidak bersekolah yaitu duit dan harta. Bahkan orang yang paling pandai seperti profesor pun dirusakkannya.

8. Bangsa yang mempunyai sifat taqwa dan ilmu akan menguasai manusia lain. Begitu pun banyak bangsa tidak dapat menempuh jalan ini. Maka mereka menguasai bangsa lain dengan kekuatan lahirnya tetapi kerusakannya terlalu banyak.

9. Orang yang memiliki dunia jiwanya tidak tenang. Orang yang memiliki Allah, jiwanya tenang. Justru itu orang yang memiliki dunia ada yang membunuh diri sendiri. Ini tidak berlaku kepada orang yang memiliki Tuhan.

10. Orang yang membunuh dirinya sendiri lebih besar dosanya daripada orang yang membunuh orang lain.

11. Kehidupan manusia di dunia ini sebenarnya mudah diselesaikan jika tahu rahsianya. Yaitu dengan iman dan taqwa. Nanti akan berlaku pemimpin menaungi dan menegakkan keadilan, orang kaya akan pemurah, orang miskin sabar, orang berilmu memberi ilmu, ulama-ulama memberi nasihat dan mendidik dan pemuda-pemudi memberi tenaga. Semua manusia bermaruah dan bersifat malu. Setiap orang akan mengutamakan orang lain. Anak yang kecil ditunjukkan kasih sayang, anak yang masih bersekolah jangan tunjuk sayang atau benci manakala terhadap anak yang sudah dewasa, tunjukkan kemesraan dan selalu dijadikan kawan berbincang.

12. Seseorang manusia itu akan dikasihi atau diberi simpati kalau dia kenal dirinya dan pandai meletakkan diri pada tempatnya.

13. Telah menjadi tabiat semula jadi manusia setiap orang suka akan keamanan, kasih sayang, simpati, dibantu, dihormati, dan tidak diganggu. Namun adakalanya manusia itu lupa, bahkan lumrah berlaku perkara yang dia tidak suka itu disebabkan oleh dirinya baik secara langsung mahupun tidak. Sebagai contoh, apabila seseorang itu zalim, orang lain akan dendam dan membuat kacau hingga hilang keamanan. Bila tiada keamanan, pezalim juga turut susah dan terancam. Bila orang kaya bakhil, banyak orang dengki dan sakit hati. Resikonya dia juga ikut menanggung. Bila seseorang itu sombong, orang benci. Jika berlaku sesuatu keadaan yang menyusahkannya, orang tidak akan ambil peduli dan orang tidak bersimpati. Jadi, sikap kita itulah adakalanya mengundang bala atau kesusahan. dapat dikiaskan dengan sikap-sikap yang lain.

Sajak 1
Anggota Lahir Cacat Kita Terasa

Anggota lahir kalau dia cacat kita terasa

Atau dia sakit kita terasa juga

Cacat atau sakit disebabkan terkena duri,

terkena kayu, terpijak paku

Terjatuh atau terantuk

Karena cacat atau sakit kita terasa,

cepat-cepat kita mengubatnya

Anggota batin atau hakikat diri engkau

cacat atau sakit tidak terasa

Karena itulah engkau tidak terfikir untuk mengubatnya

Cacat atau sakit disebabkan ilmu, kedudukan atau harta

Juga disebabkan oleh pujian,

kecantikan muka atau indah badannya

Atau dia rusak disebabkan oleh bala bencana

yang kita tidak sabar menanggungnya atau tidak redha

Adakalanya dia cacat dikarenakan oleh ibadah

yang banyak, hati pun berbunga

Rasa takut dengan Allah pun hilang bahkan terasa aman

Tidak kurang juga ia cacat rasa bertuhan

Juga tiada rasa kehambaan merosakkan hati dan jiwa

Rusak anggota lahir, habis di dunia saja

Bahkan ia dapat mendatangkan pahala

kepada seseorang hamba, ia masih untung juga

Rusak hati atau jasad batin, ia jadi durhaka

Bala bencananya lebih besar lagi,

karena berdosa akhirnya ke Neraka

Jagalah jasad batin jangan sampai ia cacat

Lebih-lebih lagi rusak

Ia adalah hakikat diri kita

Ia kekal abadi hingga ke Akhirat

Dialah yang akan diazab

atau menerima rahmat di Syurga


Sajak 2
Engkau Sangka Musuh Merusakkan Engkau

Engkau selalu menyangka orang lain

akan merusakkan engkau

Engkau selalu saja prejudis

dengan musuh-musuh engkau

Engkau merasakan musuh-musuh engkau

akan membinasakan engkau

Rupa-rupanya musuh-musuh engkau

sekali-sekala saja merusakkan engkau

Orang lain, adakalanya engkau terselamat

daripada kejahatannya

Tapi engkau baik disedari atau tidak

setiap hari dirusakkan oleh perkara

yang sangat rapat dengan diri engkau

Setiap hari engkau dirusakkan

oleh ilmu dan kepandaian engkau

Setiap masa engkau dirusakkan

oleh nama, glamour engkau

Sering sahaja engkau dirusakkan

oleh harta dan kekayaan engkau

Jabatan dan kekuasaan engkau itulah

yang selalu merusakkan engkau

Amanah yang diberikan kepada engkau

itulah yang selalu merusakkan engkau

Cara engkau berfikir itulah yang merusakkan engkau

Keyakinan engkau itulah

yang banyak merusakkan engkau

Ideologi yang ada di kepala engkau itulah

yang merusakkan engkau

Sedangkan kalau musuh engkau merusakkan engkau,

mudah engkau sadar

Orang lain merusakkan engkau,

cepat engkau dapat mengesannya

Tapi kalau ilmu, harta, pangkat, kekuasaan,

nama dan glamor yang merusakkan engkau

Payah engkau hendak insaf dan sedar

Engkau tidak terasa dirusakkan olehnya

Engkau terasa itu semuanya adalah kejayaan engkau

Itu semuanya adalah kemajuan yang engkau tempa

dan kejayaan yang engkau buat

di dalam kehidupan engkau

Engkau rasa telah berjaya di dalam kehidupan engkau

Karena itulah payah engkau hendak sadar

Engkau rasa itu adalah satu kejayaan bukan kerusakan

Engkau tertipu di dalam kehidupan engkau

No comments:

Post a Comment